Ledakan di Pakuwon City Surabaya Sebabkan hingga 50 Ruko Rusak

6 October 2026 14:10

Ledakan keras yang dipicu kebocoran tabung gas LPG di kawasan Ruko San Antonio Pakuwon City, Jalan Kalisari Utara, Surabaya, berdampak masif. Hantaman ledakan tersebut merusak sekitar 40 hingga 50 bangunan ruko yang berada dalam radius 50 meter dari titik kejadian.

Sebagian besar ruko di pusat pertokoan dan kuliner tersebut mengalami kerusakan fisik berupa kaca bangunan yang pecah serta atap dan plafon yang runtuh. Selain merusak puluhan ruko, daya ledak turut merusakkan 12 kendaraan yang terparkir di area sekitar lokasi, meliputi tujuh sepeda motor, empat mobil, dan satu truk.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menyampaikan bahwa pendataan jumlah ruko yang terdampak masih terus berjalan.

"Jumlah ruko sementara di kisaran antara 40-50 lah, kaca ya, kerusakan kaca ya," ujar Luthfie dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Selasa, 6 Oktober 2026.



Luthfie mengonfirmasi bahwa berdasarkan pemeriksaan awal tim Gegana dan Inafis, tidak ditemukan unsur bahan peledak dan insiden ini murni dipicu oleh gas LPG yang bocor di dalam bangunan.

"Untuk TKP masih disterilkan oleh Inafis tadi, sebelumnya oleh Gegana, dan dinyatakan memang tidak ada kandungan bahan-bahan peledak ya, ini dari bahan-bahan yang dari LPG yang bocor ya," terangnya.

Ledakan yang bermula dari Rumah Makan Nasi Tempong Sri Dewi pada Selasa, 6 Oktober 2026 pagi pukul 07.10 WIB ini juga menyebabkan lima orang pegawai mengalami luka-luka dan dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Akibat sterilisasi lokasi dan padamnya aliran listrik, seluruh aktivitas bisnis di kawasan puluhan ruko San Antonio terhenti total untuk sementara waktu.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X