Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman Achmad Tri Prasetyo (40), salah satu korban tewas akibat ledakan gudang penyimpanan buah di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan.
Dikutip dari Top News, Metro TV, korban dinyatakan mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan penanganan medis secara intensif di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Tim dokter mengonfirmasi almarhum meninggal dunia akibat menderita luka parah di sejumlah bagian tubuhnya.
Usai disalatkan di Masjid Al-Barkah, jenazah bapak empat anak ini diantar oleh rombongan keluarga menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Wakaf Rawa Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Isak tangis sang istri, anak-anak, serta kerabat tak terbendung saat jenazah perlahan dimasukkan ke liang lahat.
Sang kakak mengenang almarhum sebagai sosok pekerja keras yang memiliki jiwa sosial sangat tinggi di lingkungan masyarakat.
Saat ledakan terjadi pada Rabu, 14 Oktober 2026 malam, Achmad diketahui tengah beraktivitas di lapak dagangannya yang berlokasi tidak jauh dari pusat ledakan ruko. Pihak keluarga baru mengetahui kondisi korban setelah mendatangi ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Fatmawati. Kendati telah mendapat tindakan medis darurat dari tim dokter, nyawa korban tidak dapat tertolong.