Jalan Trans Kalimantan Dikepung Asap Pekat, Jarak Pandang di Bawah 100 Meter

14 October 2026 15:27

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyebabkan kabut asap pekat mengepung ruas Jalan Trans Kalimantan Poros Selatan, khususnya di kawasan Mahir Mahar, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kepungan asap tebal sepanjang lebih dari 50 kilometer tersebut menghambat arus lalu lintas dan mengancam keselamatan para pengguna jalan.

Pekatnya paparan asap menyebabkan jarak pandang pengemudi anjlok hingga di bawah 100 meter, sehingga para pengendara diimbau untuk ekstra hati-hati saat melintas. Sebaran kabut asap membentang mulai dari Desa Tumbangnusa di Kabupaten Pulang Pisau hingga Kilometer 48 Jalan Tjilik Riwut di Kota Palangka Raya.

Kontributor Metro TV, Tantawi Jauhari, melaporkan bahwa tingkat kerapatan asap semakin memburuk pada titik-titik lokasi yang berdekatan langsung dengan pusat kebakaran lahan.

"Kabut asap di sini lebih pekat karena mendekati lokasi kebakaran yang ada di dekat Jalan Trans Kalimantan Poros Selatan," ujar Tantawi Jauhari dalam tayangan Breaking News Metro TV, Rabu, 14 Oktober 2026.

Kondisi bahaya ini memaksa para pengemudi angkutan lintas provinsi untuk membatasi kecepatan demi menghindari risiko kecelakaan di sepanjang jalur utama tersebut.
 



BPBD Catat 47 Titik Panas di Palangka Raya

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, saat ini terdeteksi sebanyak 47 titik panas (hotspot) yang tersebar di lima kecamatan.

Tanta Wijoari juga menyampaikan besarnya kekhawatiran para pengguna jalan terhadap dampak kesehatan dan ancaman keselamatan jiwa akibat pekatnya kabut asap yang tak kunjung mereda.

"Para pengguna jalan berharap kebakaran hutan dan lahan segera berakhir karena kabut asap tidak hanya mengganggu kesehatan mereka, namun mengancam jiwa raga mereka saat berada di jalan raya seperti Jalan Trans Kalimantan Poros Selatan ini," tegas Tantawi Jauhari dalam laporannya.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X