NEWSTICKER

Ahli Forensik: Autopsi Jenazah Korban Kanjuruhan Menyulitkan Dokter Karena Sudah 1 Bulan Dimakamkan

6 November 2022 17:50

Autopsi jenazah yang baru dilakukan lebih dari satu bulan akan menyulitkan ahli forensik karena faktor kerusakan jenazah. Jika tidak ditemukan jaringan di tubuh yang masih segar, maka diperlukan keahlian tambahan untuk menguak penyebab kematian korban Kanjuruhan. 

"Itu bisa dilihatnya dari jaringan lunak. Seperti misalnya warna darah kemudian juga di otot selaput lendir dan seterusnya. Kalau ini sudah rusak aka itu semua tidak bisa dideteksi lagi," ahli forensik Herkutanto, Minggu (6/11/2022).

Herkutanto menduga kematian jenazah akibat tidak bisa berkembangnya rongga dada karena ada suatu himpitan (Asfiksia), yang hanya dapat di ketahui dari jarigan yang masih segar.

"Penyebab kematian pada korban ini, menurut dugaan saya sementara, saya tidak ikut melakukan autopsi, tapi yang paling masuk akal itu asfiksia mekanik. Asfiksia mekanik adalah proses yang tidak bisa berkembangnya rongga dada karena adanya suatu himpitan", imbuh Herkutanto.