NEWSTICKER

Respons Warga soal Relokasi Depo Pertamina Plumpang: Kami Setuju!

6 March 2023 19:29

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan, Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, akan direlokasi ke tanah milik Pelindo. Hal ini terjadi lantaran alasan keamanan yang menjadi pertimbangan pemindahan agar kebakaran yang menelan banyak korban jiwa tidak terulang kembali.

Namun, Erick menambahkan, relokasi Depo Pertamina itu akan membutuhkan waktu kurang lebih 3,5 tahun. Ia menyebut, buffer zone atau wilayah aman akan dibangun dari jarak 50 meter dan pembangunan buffer zone ini akan dilakukan di semua kilang-kilang Pertamina. 

Menanggapi hal itu, Pengurus RW 09 Rawa Badak Selatan Hari mengatakan, para warga menyetujui relokasi Depo Pertamina Plumpang itu. 

"Ya kami sepakat kalau Depo Pertamina Plumpang dipindahkan," kata Hari dalam program Primetime News Metro TV, Senin (6/6/2023). 

Menurut Hari, rencana pembangunan buffer zone perlu dibicarakan terlebih dahulu oleh masyarakat Tanah Merah lantaran kawasan yang mengelilingi pagar pembatan kilang-kilang Pertamina itu mengelilingi lima RW, sehingga perlu adanya rapat besar antara pihak Pertamina dan warga Kampung Tanah Merah.

Diketahui, rencana relokasi Depo Pertamina Plumpang ini merupakan buntut kasus kebakaran Depo Pertamina yang telah menewaskan 19 orang, Jumat (3/3/2023). 

Awal mula terjadinya kebakaraan saat warga mencium bau bahan bakar minyak (BBM) yang sangat menyengat, sebelum akhirnya ada ledakan yang terdengar dan muncul api hingga asap membumbung tinggi. Kebakaran pun berhasil dipadamkan, Sabtu (4/3/2023) pukul 02.00 WIB usai 250 petugas pemadam kebakaran dan 52 mobil Damkar dikerahkan. 

Menurut informasi sementara, kebakaran terjadi karena sedang ada pengisian minyak Pertamina namun ada gangguan teknis sehingga terjadi tekanan yang berlebih. Demikian disampaikan Kapolri Listyo Sigit Prabowo ketika meninjau lokasi kebakaran, Sabtu (4/3/2023). Peninjauan juga untuk  ini memastikan pos pengungsian telah dibangun dan lancar pelayanannya.  

Tag