NEWSTICKER

Kasus Sambo, Pakar: Terdakwa Jalankan Perintah Kemungkinan Tidak Dihukum Berat

15 January 2023 18:04

Terdakwa kasus Brigadir J akan dituntut hukuman maksimal oleh jaksa, kecuali mereka yang hanya menjalankan perintah. Hal itu disampaikan pakar hukum pidana Abdul Fickar Hadjar dalam Metro Hari Ini Metro TV, Minggu (15/1/2022) sore. 

Fickar menilai terdakwa yang mengetahui secara pasti rencana pembunuhan dan ikut mengaburkan fakta akan dituntut hukuman maksimal sebagaimana pasal yang didakwakan, yakni penjara seumur hidup paling lama 20 tahun atau hukuman mati. 

Ia menjelaskan seorang terdakwa boleh membela diri, seperti yang dilakukan Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf. Kedua terdakwa itu menyangkal mengetahui rencana pembunuhan Brigadir J. Mereka bahkan mengaku kaget saat melihat Richard Eliezer menembak Brigadir J. Meski begitu, menurut Fickar, fakta persidanganlah yang menentukan berat ringannya hukuman.

"Fakta persidangan akan membuktikan apakah sebenarnya para terdakwa ini masuk dalam rencana FS itu," jelasnya.

Hakim akan mempertimbangkan semua aspek, baik sisi hukum maupun sisi sosiologis. Akan tetapi, kata Fickar, dalam tuntutan akan lebih banyak melihat sisi hukum. Menurutnya, jaksa tidak akan menuntut maksimal terdakwa yang hanya menjalankan perintah atasan. Ia memprediksi, terdakwa yang hanya ikut perintah atasan tidak dihukum lebih dari lima tahun.