NEWSTICKER

Susul Harga Solar & Pertalite, Tarif Bus AKAP & Ojol Naik

7 September 2022 12:43

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi mengumumkan penyesuaian tarif Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (Akap), Rabu (7/9/2022). Pengumuman tersebut disampaikan oleh Dirjen Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno. 

Sebelumnya Menhub Budi Karya Sumadi menyatakan pemerintah akan menyesuaikan tarif angkutan umum karena adanya kenaikan harga BBM bersubsidi. Untuk kenaikan tarif angkutan Antar Kota Antar Provinsi (Akap), Hendro mengungkapkan dibagi menjadi dua wilayah. 

Wilayah 1 meliputi Sumatera, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Tarif batas atas bus AKAP wilayah 1 naik dari Rp155 menjadi Rp207 per penumpang per kilometer. Lalu, tarif batas bawah naik dari Rp95 menjadi Rp128 per penumpang perkilometer.

Sementara, wilayah 2 meliputi Kalimantan, Sulawesi, dan Indonesia Timur. Tarif batas atas AKAP untuk wilayah ini naik dari Rp172 menjadi Rp227 per penumpang per kilometer. Kemudian, tarif batas bawah wilayah 2 naik dari Rp106 menjadi Rp142 per penumpang per kilometer.

Terdapat dua jenis komponen dalam menghitung tarif ekonomi bus AKAP, yakni biaya langsung dan tidak langsung berupa biaya penyusutan, biaya bunga modal, biaya awak bus, biaya BBM, biaya ban, biaya pemeliharaan kendaraan, biaya terminal, biaya STNK, biaya asuransi, dan biaya GPS.