26 July 2020 18:10
Progam Organisasi Penggerak (POP) yang digagas Kementerian Pendidikan dibawah kepemimpinan Nadiem Makarim memantik polemik. Muhammadiyah, NU dan PGRI memilih mundur dari program tersebut karena diduga ada lembaga yang tidak berkompeten ikut lolos dan akan mendapat bantuan dana pemerintah.