?Hari pertama ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 disambut antusiasme tinggi oleh warga Ibu Kota. Ratusan orang tampak memadati kawasan Bazar Takjil Ramadan di Pasar Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, untuk berburu aneka hidangan berbuka puasa.
Volume pengunjung terpantau semakin membludak menjelang waktu azan Magrib. Puluhan stan pedagang menyajikan ragam pilihan kuliner yang menggugah selera, mulai dari makanan ringan, jajanan tradisional, hingga makanan berat.
Beberapa menu tampak menjadi incaran utama warga hingga menimbulkan antrean panjang, seperti Bubur Madura, Es Pisang Ijo khas Makassar, Pempek, hingga aneka gorengan. Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau, mulai dari Rp3.000 per buah untuk gorengan, hingga kisaran Rp10.000 hingga Rp12.500 untuk porsi jajanan manis seperti donat.
Membawa Berkah bagi Pedagang
Tingginya animo masyarakat untuk berburu takjil di Pasar Benhil membawa berkah ekonomi yang signifikan bagi para pedagang. Bobi, salah seorang penjual penganan khas Padang seperti lemang tape, lopis, dan serabi, mengaku dagangannya ludes terjual hanya dalam hitungan jam.
"Kita buka dari jam setengah tiga sore sampai Magrib. Alhamdulillah hari pertama ini lumayan ramai dan habis. Sehari kalau habis semua, omzetnya bisa sampai tujuh juta rupiah," ungkap Bobi.
Senada dengan Bobi, stan penjual gorengan juga menjadi primadona yang paling cepat diserbu pembeli. Salah seorang pedagang mengaku sampai harus bergantian menggoreng karena tingginya permintaan pembeli di hari pertama puasa ini.
Di sisi lain, kelengkapan kuliner di Bazar Benhil sangat memanjakan para konsumen, terutama pekerja dan warga perantauan. Andika, seorang warga kos di sekitar kawasan tersebut, mengaku sangat terbantu dengan adanya bazar ini karena memudahkan dirinya mencari menu berbuka yang beragam dengan jarak yang dekat.
Bazar Takjil Ramadan Pasar Benhil diprediksi akan terus menjadi pusat destinasi wisata kuliner favorit bagi warga Jakarta selama satu bulan penuh ke depan.