.,
7 February 2026 16:08
Data dari Polres Pacitan, Jawa Timur, mengungkap ada 17 bangunan yang rusak dan diperkirakan masih bisa terus bertambah, pascagempa yang melanda Pacitan, pada Jumat, 6 Februari 2026. Kerusakan berdampak pada bangunan rumah warga, sarana ibadah, sarana pendidikan, hingga sarana umum.
Menurut Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, kerusakan bangunan tersebar di tujuh kecamatan. Kerusakan terparah terjadi di Kecamatan Pacitan Kota, berupa atap bangunan runtuh, tembok ambruk, dan dinding retak. Sementara itu, korban meninggal tercatat satu orang di Kecamatan Ngadirjo.
Baca Juga :
“Kami sudah mendatakan dampak yang ditimbulkan yaitu sudah terdapat update saat ini 17 rumah yang mengalami kerusakan dan juga beberapa tempat fasilitas umum ada empat di mana ee lokasi tersebut ada di tujuh kecamatan,” ujar Ayub.
Adapun, BMKG mencatat gempa susulan paling banyak terjadi pada rentang waktu pukul 01.00 hingga 06.00 WIB pada Jumat pagi, 6 Februari 2026. Jumlahnya mencapai 11 kejadian. Namun, BMKG juga mencatat bahwa aktivitas gempa susulan di wilayah tersebut telah menunjukkan penurunan frekuensi.