Perbakin Gelar Liga Airsoft Gun Tingkat Pelajar di Sukoharjo

28 July 2026 14:10

Sukoharjo: Komite dan Pengurus Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) menggelar Liga Airsoft Gun tingkat pelajar di kawasan Transmart Pabelan, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya pembinaan sekaligus penjaringan atlet muda berbakat untuk dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan di tingkat provinsi maupun nasional.

Puluhan pelajar dari berbagai sekolah mengikuti pertandingan dengan penuh konsentrasi. Menggunakan Airsoft Gun serta perlengkapan keselamatan yang lengkap, para peserta ditantang menguji ketepatan menembak, konsistensi, dan ketenangan dalam menyelesaikan setiap rangkaian pertandingan.

Perbakin menyelenggarakan kompetisi ini sebagai wadah bagi pelajar untuk menyalurkan minat dan bakat di cabang olahraga menembak. Selain mengasah kemampuan teknis, ajang ini juga bertujuan menanamkan nilai sportivitas, disiplin, tanggung jawab, serta mental bertanding sejak usia dini.

Ketua Komite Liga Airsoft Gun Pelajar, Agus, mengatakan kompetisi ini menjadi langkah awal dalam mencari bibit atlet yang berpotensi berkembang hingga level prestasi.

"Penjaringan lagi dan lagi penjaringan atlet supaya nanti ke depannya mereka tidak hanya hobi saja, tetapi bisa masuk ke jalur prestasi yang sebenarnya," ujarnya dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Selasa 28 Juli 2026. 

Menurut Agus, Perbakin ingin memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk berkembang melalui pembinaan yang berkelanjutan. Ia berharap dukungan orang tua juga terus meningkat agar para peserta dapat melanjutkan kariernya ke jenjang yang lebih tinggi.

"Mungkin dari orang tuanya mereka punya effort yang tinggi, syukur-syukur bisa naik ke level yang lebih bergengsi di Perbakin dan seterusnya," katanya.

Salah seorang peserta yang berhasil meraih Juara I, Gilang Nabil Ardiansyah, menjelaskan tantangan yang dihadapi dalam perlombaan. Menurutnya, peserta harus menembak enam sasaran berupa plat besi dengan cepat sambil berpindah posisi.

"Bertandingnya menembaki plat besi. Ada enam sasaran yang harus ditembak dengan cepat secara berpindah-pindah tempat," ujar Gilang.

Ia menilai selain membutuhkan akurasi, pertandingan juga menuntut kecepatan, fokus, serta kemampuan mengendalikan diri agar setiap sasaran dapat diselesaikan dalam waktu seefisien mungkin.

Melalui penyelenggaraan Liga Airsoft Gun tingkat pelajar ini, Perbakin berharap semakin banyak generasi muda yang mengenal olahraga menembak sebagai cabang olahraga prestasi, sekaligus membuka jalan bagi munculnya atlet-atlet baru yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X