Gelombang Tinggi Sebabkan Penyeberangan Jepara-Karimunjawa Ditutup Sementara

22 January 2026 15:01

Gelombang tinggi di perairan Jepara menyebabkan penundaan penyeberangan menuju Karimunjawa pada Rabu, 21 Januari 2026. Otoritas Pelabuhan dan Dinas Perhubungan setempat mengimbau seluruh operator kapal dan nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan pelayaran. 

Ini disampaikan berdasarkan berdasarkan prakiraan BMKG soal tinggi gelombang di perairan Jepara, yang perkiraannya bisa mencapai 1,25 hingga 2,5 meter dalam tiga hari ke depan. 
 

Baca juga: Dinamika Atmosfer Dongkrak Potensi Hujan Lebat di Jawa–NTT


Kondisi ini dinilai sangat berisiko bagi kapal dengan ketinggian rendah. Petugas Kesyahbandaran Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Jepara mengeluarkan peringatan keselamatan, terutama bagi kapal nelayan, kapal tongkang, dan Kapal Feri.

Operator kapal diminta menunda pelayaran hingga kondisi cuaca dinyatakan aman. Sementara itu, seluruh penyeberangan ke Karimunjawa pada Kamis, 22 Januari 2026 belum bisa diberangkatkan, baik yang menggunakan Kapal Feri maupun dengan kapal cepat. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)