Dua Bulan Pascabanjir, Warga Aceh Tengah Masih Bertaruh Nyawa Menyeberang Pakai Tali Sling

20 January 2026 00:08

Hampir dua bulan berlalu sejak bencana banjir bandang dan tanah longsor menerjang wilayah Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. Namun, pemulihan infrastruktur vital di lokasi terdampak belum sepenuhnya rampung.

Salah satu kondisi memprihatinkan terlihat di Jembatan Berawang Gajah, Desa Burla. Hingga kini, jembatan permanen yang putus belum tergantikan. Hal ini memaksa ribuan warga dari empat desa di sekitarnya menjadikan tali gantung atau sling sebagai akses utama penyeberangan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, aktivitas penyeberangan menggunakan sling ini menjadi pemandangan sehari-hari. Tidak hanya digunakan untuk menyeberangkan orang, sling tersebut juga menjadi tumpuan untuk mengangkut sepeda motor hingga hasil bumi seperti cabai, durian, dan palawija.

Warga mengaku menyadari risiko besar yang mengintai setiap kali melintasi sungai dengan alat seadanya tersebut. Namun, ketiadaan akses alternatif membuat mereka tidak memiliki pilihan lain.

Saat ini, terdapat beberapa jalur sling yang beroperasi, terdiri dari dua sling biasa dan satu sling berukuran lebih besar yang merupakan bantuan darurat. Warga berharap rencana pembangunan dua jembatan baru di lokasi tersebut dapat segera direalisasikan pemerintah agar aktivitas ekonomi dan sosial mereka dapat kembali normal.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)