Gempa M 7,6 Bitung Terasa hingga Manado, Begini Penampakannya

2 April 2026 23:22

Wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara diguncang gempa bumi berkekuatan besar bermagnitudo 7,6 pukul 06.48 Wita pada Kamis pagi, 2 April 2026. Gempa yang berpusat di perairan Tenggara Kota Bitung ini tercatat sebagai guncangan terbesar di Sulawesi Utara dalam enam tahun terakhir.

Guncangan kuat dilaporkan terasa di sejumlah wilayah, mulai dari Bitung, Manado, hingga Ternate di Maluku Utara. Akibat peristiwa ini, satu warga di Manado dilaporkan meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Selain korban jiwa, guncangan hebat tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur. Di Sulawesi Utara, kerusakan bangunan relatif terbatas pada fasilitas perkantoran, seperti pecahnya kaca bangunan. Namun, dampak lebih signifikan terjadi di Provinsi Gorontalo, di mana gempa memicu titik-titik longsor yang mengganggu akses jalan utama.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami bagi wilayah pesisir Sulawesi Utara dan Manado Utara. Beberapa warga melaporkan sempat melihat fenomena air laut yang surut sebelum akhirnya peringatan tsunami dinyatakan berakhir oleh pihak berwenang.
 

Baca juga: Basarnas Kerahkan 3 Kantor SAR Asesmen Pascagempa Malut-Sulut

Hingga berita ini diturunkan, BMKG mencatat telah terjadi sebanyak 32 kali gempa bumi di wilayah tersebut. Meski sebagian besar merupakan gempa berkekuatan kecil yang tidak terasa, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kerusakan pada bangunan yang sudah tidak stabil.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyatakan bahwa pemerintah bergerak cepat melakukan pendataan infrastruktur yang terdampak guna menjaga konektivitas sehingga distribusi logistik tetap berjalan. Pemerintah kini tengah berkoordinasi dengan BMKG, BNPB, Basarnas, serta TNI/Polri untuk penanganan di lapangan.

"Kami akan segera bekerja sama dengan BNPB maupun BPBD maupun dengan TNI-Polri untuk paling tidak minimum kita biasanya bikin jembatan sementara dulu supaya arus logistik tidak terganggu," ujar Dody.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)