Warga Gelar Aksi Belasungkawa Terhadap 3 Prajurit TNI di CFD Jakarta

Aris Setya • 5 April 2026 15:38

Jakarta: Puluhan warga menggelar aksi di depan Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu pagi, 5 April 2026. Aksi ini sebagai belasungkawa terhadap tiga personel TNI yang gugur di Lebanon Selatan saat menjalankan misi perdamaian PBB.

Pantauan Metrotvnews.com di lokasi pada pukul 08.30 WIB masa aksi yang diprakarsai oleh Free Palestine Network (FPN) dan Majelis Ormas Islam (MOI) itu berorasi di Bundaan HI sambil membawa  3 spanduk kain yang salah satunya bertulisan "Israel Bunuh Prajurit TNI, Saatnya Indonesia Tegas". 

Selain itu tampak juga poster 3 prajurit TNI yamg gugur dalam misi perdamaian di Lebanon, Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon.
 



3 prajurit tersebut merupakan bagian dari pasukan perdamaian Indonesia yang bertugas di bawah bendera UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).

Ketua Presidium MOI, KH. Nazar Haris, menyatakan belasungkawa atas gugurnya tiga personel TNI di Lebanon Selatan saat menjalankan misi perdamaian PBB. Aksi ini merupakan bentuk menyuarakan tuntutan agar dunia internasional memberikan perhatian serius terhadap masalah ini. 

"Perdamaian adalah misi utama umat Islam di seluruh dunia. Karenanya menjalankan perdamaian adalah menjalankan misi Islam. Dan mereka gugur, kita doakan supaya mereka menjadi syuhada di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Karenanya kita sangat empati," ungkap Nazar Haris, Jakarta Pusat, Minggu, 5 April 2026.

Selain itu Nazar Haria juga menyerukan kesadaran dunia Islam untuk bersama-sama memperjuangkan hak akses ke masjid Al-Aqsa. penutupan Masjid Al-Aqsa bagi muslimin, sementara kelompok Yahudi diizinkan masuk, adalah ketidakadilan yang harus segera diatasi.

"Masjid Al-Aqsa saat ini sedang dikunci untuk kaum muslimin, sedangkan Yahudi boleh masuk ke dalam Masjid Al-Aqsa. Inilah sesuatu yang perlu kita gebrak di dunia Islam, bahwa harus ada kesadaran dunia Islam,"

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)