Madinah: Pemulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci terus berlangsung secara bertahap. Hingga hari ke-59 operasional haji, lebih dari 55 persen jemaah telah kembali ke Tanah Air. Pemerintah menyebut kedisiplinan jemaah menjadi salah satu kunci utama kelancaran proses pemulangan.
Kementerian Haji dan Umrah terus mengawal proses kepulangan jemaah haji Indonesia agar berjalan aman, tertib, dan lancar hingga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air.
Hingga hari ke-59 operasional haji atau hari ke-17 fase pemulangan, tercatat sebanyak 114 ribu 236 jemaah dan petugas, atau sekitar 55 persen dari total jemaah haji Indonesia, telah tiba di Tanah Air.
Sementara itu, pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah masih terus berlangsung. hingga saat ini, 192 kelompok terbang atau lebih dari 74 ribu jemaah dan petugas telah tiba di Madinah untuk menjalani tahap akhir sebelum diterbangkan ke Indonesia.
Kemenhaj menegaskan, kelancaran operasional pemulangan tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas dan koordinasi antarinstansi, tetapi juga ditentukan oleh kedisiplinan jemaah dalam mematuhi aturan.
Jemaah kembali diingatkan agar menjaga paspor dan dokumen perjalanan, memastikan barang bawaan sesuai ketentuan penerbangan, serta tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun tas kabin.
Sebagai gantinya, air zamzam akan didistribusikan secara resmi kepada jemaah setelah tiba di debarkasi masing-masing di Indonesia.