Lindungi Tenaga Medis, Kementerian Kesehatan Kongo Perluas Uji Klinis Vaksin Ebola

20 September 2026 18:50

Pemerintah Republik Demokratik Kongo (DRC) memperluas studi klinis vaksinasi Ebola di wilayah Ituri. Langkah ini diambil untuk menguji kemampuan vaksin Ervebo dalam melindungi para tenaga medis garis depan dari ancaman penularan virus Bundi Bugio.

Kepala Program Perluasan Imunisasi, Pascal Mbokana, menyatakan bahwa pemberian vaksin ini bertujuan untuk memberikan perlindungan tambahan bagi tenaga kesehatan yang berada pada kategori berisiko tinggi di lapangan.

“Vaksinasi ini akan dilakukan secara menyeluruh di fasilitas kesehatan dan pos pelayanan, sekaligus memberikan perlindungan bagi tenaga kesehatan.” kata Kepala Program Perluasan Imunisasi, Pascal Mbokana, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Minggu, 20 September 2026.
 


Sementara itu, Gubernur Militer Ituri, Gabi Kosongo Mulumba, menegaskan pentingnya partisipasi sukarela serta penerapan prinsip informed consent bagi seluruh peserta dalam studi klinis ini.

Langkah yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan Kongo tersebut merupakan respons atas kondisi wilayah Ituri yang menjadi episentrum utama wabah dengan catatan ribuan kasus. Sebanyak 100 zona kesehatan ditargetkan masuk dalam cakupan program perlindungan ini.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X