Basarnas Pastikan Video Viral Arupadatu 1 Rekaman Lama

16 September 2026 17:14

Jakarta: Basarnas memastikan video viral yang disebut menunjukkan lokasi speedboat Arupadatu 1 merupakan rekaman lama. Tim SAR sudah mengecek lokasi dalam video, namun tidak menemukan speedboat maupun objek yang sesuai dengan ciri-ciri Arupadatu 1.

Berdasarkan koordinat yang diperoleh, lokasi video berada dalam radius sekitar empat kilometer di antara Pulau Rakata dan Pulau Sertung. Titik tersebut diketahui lebih dekat dengan Pulau Sertung.

“Lokasi dalam video tersebut sebelumnya telah dipantau tim SAR, termasuk saat pencarian menggunakan RIB 02 Lampung dan RIB 02 Banten,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Banten Al Amrad, dalam tayangan Headline News Metro TV, Rabu 16 September 2026.

Tim kemudian menurunkan RIB dan menerbangkan drone untuk memastikan kondisi di lokasi. Namun, hasil pengecekan kembali nihil.

“Kantor SAR Lampung ke Kantor SAR Bengkulu, hingga ini juga informasi masih nihil,” ujar Al Amrad.

 
Baca Juga :

Tim SAR Bengkulu juga melakukan penyisiran di sisi barat Bengkulu, termasuk wilayah Pulau Enggano. Informasi pencarian turut disebarluaskan kepada sejumlah kapal yang berada di wilayah tersebut.

Tim SAR juga berkoordinasi dengan nelayan yang ditemui selama penyisiran, termasuk nelayan di sekitar Ujung Kulon. Hingga kini, belum ada informasi yang memastikan keberadaan Arupadatu 1.

Sebelumnya, delapan orang yang masih dalam pencarian berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Lima di antaranya merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas. Tiga orang lainnya adalah Warta selaku nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu.

Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap delapan orang tersebut dan mengevaluasi setiap temuan yang berpotensi memberikan petunjuk mengenai keberadaan mereka.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X