NASA Soroti Karhutla Indonesia Lewat Satelit, Ingatkan Bahaya Kebakaran Lahan Gambut

5 September 2026 14:25

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menyoroti kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di Indonesia. Melalui citra satelit terbaru, NASA memperlihatkan sebaran titik api serta dampak polusi asap yang dihasilkan.

Dikutip dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Sabtu, 5 September 2026, berdasarkan unggahan di akun X resmi NASA pada Jumat, 4 September 2026, pantauan tersebut menggunakan teknologi satelit MODIS (Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer) pada satelit Aqua. Foto citra satelit tersebut diambil pada 1 September 2026 dan memperlihatkan kondisi terkini kebakaran lahan di wilayah Indonesia.

NASA menjelaskan bahwa selama musim kemarau ini, banyak titik panas (hotspot) yang terdeteksi. Namun, dalam pantauan visual satelit, jumlah titik panas tersebut terkadang tampak menurun bukan karena api padam, melainkan karena tertutup oleh kabut asap yang sangat pekat.
 



Dalam laporannya, NASA memberikan peringatan khusus mengenai karakteristik kebakaran di lahan gambut Indonesia. Menurut NASA, kebakaran lahan gambut menghasilkan polusi udara dalam jumlah besar dan secara teknis sangat sulit untuk dipadamkan.

Hingga saat ini, kabut asap akibat karhutla masih menjadi ancaman serius bagi kualitas udara di sejumlah wilayah Indonesia, seiring dengan karakteristik lahan yang mudah terbakar di musim kering.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X