Begini Skema Makanan Siap Saji bagi Jemaah Selama Armuzna

Mahmud Fauzi • 20 May 2026 11:48

Jakarta: Menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), pemerintah menyiapkan skema logistik khusus berupa paket makanan siap saji atau ready to eat bagi seluruh jemaah haji Indonesia. Penyaluran paket ini dilakukan untuk menjaga kecukupan asupan dan stamina jemaah fase puncak ibadah haji.

Untuk mengantisipasi keterbatasan akses dapur dan padatnya mobilitas jemaah selama puncak haji, setiap jemaah akan dibekali 15 paket makanan ready to eat atau makanan siap santap.

Distribusi logistik ini dijadwalkan berlangsung pada 7, 8, dan 13 Dzulhijjah, menyesuaikan tahapan pergerakan jemaah selama pelaksanaan Armuzna.

Kebijakan ini diterapkan untuk menggantikan sekaligus melengkapi layanan katering regular, terutama pada masa kritis saat jemaah bersiap berangkat menuju arafah hingga kembali dari Mina.

Untuk menjaga kecukupan gizi sekaligus meningkatkan selera makan Jemaah, menu yang disiapkan merupakan olahan khas Indonesia dengan citarasa nusantara. Pemilihan menu ini diharapkan dapat membantu mengurangi kejenuhan selama berada di Tanah Suci, sekaligus menjaga kondisi fisik jemaah di tengah suhu panas yang dapat mengurangi nafsu makan.

Secara teknis, kualitas dan keamanan pangan juga menjadi prioritas, karena seluruh makanan dikemas menggunakan teknologi khusus kedap Udara, sehingga lebih tahan lama, higienis, dan tetap memenuhi standar gizi bagi Jemaah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)