Jakarta: Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi terus berlangsung sesuai jadwal. Hingga hari ke-21 fase pemulangan, lebih dari 70 persen jemaah dan petugas haji telah kembali ke Tanah Air melalui sejumlah debarkasi di Indonesia.
Berdasarkan data operasional haji, sebanyak 376 kelompok terbang (kloter) dengan total 145.412 jemaah dan petugas telah diberangkatkan dari Arab Saudi menuju Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 267 kloter dipulangkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Sementara itu, 109 kloter lainnya diberangkatkan melalui Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah.
Di sisi lain, pergerakan
jemaah dari Makkah menuju Madinah masih berlangsung secara bertahap sebagai bagian dari rangkaian pemulangan gelombang kedua. Hingga saat ini, lebih dari 250 kloter dengan sekitar 90 ribu jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Madinah sebelum kembali ke Indonesia.
Petugas
haji terus melakukan pendampingan dan sosialisasi kepada jemaah agar mematuhi ketentuan penerbangan, khususnya terkait barang bawaan yang dilarang masuk ke dalam bagasi.
Kepala Sektor 2 Daerah Kerja Madinah, Irfan Darmawan, mengatakan pihaknya terus mengingatkan jemaah agar tidak membawa barang-barang yang berpotensi menghambat proses keberangkatan.
"Yang paling sering kami sosialisasikan saat ini adalah larangan membawa air zamzam di koper bagasi besar, korek api, ataupun power bank. Karena percuma dibawa, tetap akan dibongkar di gudang bandara," kata Irfan.
Ia juga mengapresiasi peran ketua kloter dan ketua rombongan yang aktif membantu memberikan pemahaman kepada jemaah terkait aturan penerbangan.
"Saya sangat bersyukur dengan para ketua kloter dan ketua rombongan yang ada di Madinah karena bisa membantu mengantisipasi dan mendorong jemaah untuk tertib dalam proses keberangkatan menuju bandara," ujarnya.
Pemerintah berharap seluruh proses pemulangan
jemaah haji Indonesia dapat berjalan lancar hingga akhir operasional haji. Selain itu, jemaah yang telah tiba di Tanah Air juga diharapkan dapat menjaga nilai-nilai kemabruran haji dalam kehidupan sehari-hari.