PLN Lakukan Konsolidasi 44 Entitas Usaha Jadi 23

13 August 2026 16:51

Perusahaan Listrik Negara (PLN) mulai menjalankan program streamlining atau perampingan dan konsolidasi entitas usaha. Perseroan menargetkan melakukan konsolidasi 44 entitas usaha menjadi 23 entitas.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN Persero, Gregorius Adi Trianto menyatakan program perampingan entitas usaha memasuki tahap eksekusi pada kuartal kedua dan ketiga 2026. Program streamlining yang dilakukan perseroan telah resmi diumumkan pada 12 Mei 2026 dengan target konsolidasi 44 entitas usaha menjadi 23 entitas.

“Program streamlining PLN Group telah resmi diluncurkan pada 12 Mei 2026, dengan target konsolidasi 44 entitas usaha menjadi 23 entitas. Saat ini proses tersebut telah memasuki tahap eksekusi pada kuartal II dan III 2026.” kata Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN Persero, Gregorius Adi Trianto, dikutip dari tayangan Zona Bisnis Metro TV, Kamis, 13 Agustus 2026.
 



Pada tahap awal penggabungan entitas usaha dilakukan untuk sejumlah lini termasuk penggabungan PLN Electricity Services dan PLN Nusa Daya. Kemudian perseroan menargetkan penggabungan PLN Indonesia Power Services, PLN Nusantara Power Services dan PLN Suku Cadang. 

Berikutnya penggabungan Haleora Powerindo, Paguntaka Cahaya Nusantara dan Mitra Karya Prima. PLN juga melakukan divestasi entitas non-strategis dan likuidasi perusahaan dorman.

(Nopita Dewi)
pln


Close Ads X
Close Ads X