Update Karhutla Aceh Barat-Kabar Daerah

Whisnu Mardiansyah • 27 January 2026 19:15

Aceh Barat: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat hingga kini masih menjadi perhatian. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat total luas lahan terbakar telah mencapai 19 hektare, meski sebagian area sudah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengatakan dari total tersebut, 14 hektare lahan telah berhasil dikendalikan. Sementara sisanya masih dalam tahap pemadaman lanjutan untuk mencegah api kembali meluas.

“Sebagian besar titik api sudah berhasil dikendalikan, namun masih ada beberapa lokasi yang memerlukan penanganan lanjutan,” ujar Ronald, Senin, 26 Januari 2026.

Lahan yang sudah berhasil dipadamkan tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Desa Suak Raya seluas 5 hektare, Ujong Beurasok 4 hektare, dan Suak Nie 3 hektare. Selain itu, masing-masing 1 hektare di Gampong Alue Peunyareng, Kecamatan Meureubo, serta 0,5 hektare di Desa Aron Baroh dan Blang Luah juga telah dinyatakan padam.

Namun demikian, BPBD mencatat masih terdapat titik api aktif di beberapa lokasi lain. Di antaranya Desa Suak Raya seluas 7,5 hektare, Ujong Beurasok 4,5 hektare, dan Suak Nie 3 hektare. Kebakaran juga melanda wilayah Peulanteue, Blang Luah, Ujong Tanoh Darat, serta Alue Peunyareng.

Ronald menyebutkan, pemadaman di Gampong Aron Baroh, Kecamatan Woyla, telah selesai sepenuhnya dengan api padam 100 persen. Sementara di Suak Raya dan Suak Nie, petugas masih fokus memutus penjalaran api yang berpotensi mengarah ke permukiman warga dan jalan raya.

Upaya pemadaman di lapangan turut menghadapi sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan sumber air hingga angin kencang yang mempercepat penyebaran api. Meski begitu, BPBD bersama tim gabungan tetap melakukan pemantauan intensif, termasuk di Gampong Manyeng, Kecamatan Pante Ceureumen, yang terdeteksi memiliki beberapa titik kebakaran di lahan mineral.

Untuk mendukung operasi pemadaman, BPBD Aceh Barat mengerahkan berbagai sarana, seperti dua unit drone, kendaraan operasional, armada pemadam kebakaran, mesin air beserta selang, hingga satu unit ATV. Sejumlah unsur juga terlibat dalam penanganan, mulai dari BPBD, pemadam kebakaran kecamatan, Manggala Agni, TNI, Polri, KPH wilayah IV Aceh, hingga masyarakat setempat.

BPBD memastikan upaya pemadaman dan pengawasan akan terus dilakukan hingga seluruh titik api benar-benar padam. Pihaknya berharap kebakaran tidak meluas dan tidak berdampak pada permukiman warga.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)