2 July 2026 21:53
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) bergerak cepat mengusut misteri di balik kematian Dokter Icha Pakaenoni. Melalui jajaran Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO), Polda NTT resmi membentuk tim investigasi gabungan (joint investigation).
Dikutip dari Primetime News, Metro TV, Kamis 2 Juli 2026, pembentukan tim lintas satuan ini bertujuan untuk mempercepat proses penanganan perkara secara menyeluruh, profesional, objektif, dan transparan sesuai dengan kewenangan masing-masing fungsi kedinasan. Tim gabungan ini melibatkan penyidik dari Polres Timor Tengah Utara (TTU), Polres Kupang, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), hingga Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTT.
Saat ini, tim investigasi masih menunggu laporan resmi dari pihak keluarga Dokter Icha. Pihak keluarga rencananya akan mendatangi Mapolda NTT pada Jumat, 3 Juli 2026 esok untuk melaporkan dugaan tindak pidana tersebut. Laporan ini nantinya akan menjadi dasar hukum utama bagi kepolisian untuk meluncurkan penyelidikan formal serta mengumpulkan alat bukti.