Iran Bombardir Pangkalan Militer AS dari Qatar hingga Arab Saudi

2 March 2026 00:03

Eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah semakin panas. Militer Iran secara masif menghantam belasan pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di wilayah Asia Barat dan sekitarnya. Serangan balasan berskala besar ini dilancarkan sebagai respons langsung atas agresi militer mematikan yang sebelumnya dilakukan oleh pasukan Israel dan Amerika Serikat ke wilayah Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026 lalu.

Dalam operasi militer bersandi True Promise 4 atau Operasi Janji Sejati Keempat ini, Iran dilaporkan telah menembakkan lebih dari 1.000 rudal. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) secara resmi mengumumkan bahwa peluncuran hujan rudal tersebut merupakan bentuk pertahanan dan pembalasan atas pelanggaran kedaulatan tanah Iran.

Pihak Garda Revolusi Islam sejatinya telah memberikan peringatan keras. Mereka menegaskan bahwa seluruh pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah akan secara otomatis menjadi target sasaran yang sah apabila Washington nekat berpartisipasi dalam serangan ke wilayah Teheran. Ancaman tersebut kini benar-benar dibuktikan di lapangan.

Targetkan Pangkalan Udara Strategis

Tanpa ampun, rudal-rudal Iran langsung menyasar berbagai fasilitas strategis Amerika Serikat yang beroperasi di negara-negara Teluk. Beberapa titik vital yang dilaporkan terkena hantaman telak meliputi Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait, serta Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab (UEA).

Tidak berhenti di situ, rentetan serangan rudal Iran juga dilaporkan memperluas jangkauannya hingga menyasar basis pertahanan Amerika Serikat di Riyadh, Arab Saudi; Yordania; dan pangkalan militer Al Harir yang terletak di wilayah Erbil, Irak.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)