Tim nasional panjat tebing Indonesia telah tiba di Tanah Air usai berjuang di ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang. Kedatangan kontingen yang turut diperkuat oleh Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Veddriq Leonardo ini mendapatkan sambutan hangat setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin 5 Oktober 2026.
Kepulangan tim panjat tebing Indonesia membawa kebanggaan tersendiri lewat raihan medali emas semata wayang yang dipersembahkan oleh Desak Made Rita Kusuma Dewi. Prestasi ini menorehkan rekor gemilang bagi Desak yang sukses mempertahankan gelar juara setelah sebelumnya juga meraih emas pada Asian Games edisi Hangzhou 2022.
Tampil di nomor speed putri, atlet asal Bali ini membuktikan ketangguhannya dengan menjadi yang tercepat lewat catatan waktu 6,06 detik. Torehan tersebut sukses memecahkan rekor Asian Games sekaligus rekor Asia atas namanya sendiri, menajamkan rekor 6,07 detik yang ia cetak pada Kejuaraan Asia 2026 di Tiongkok pada April lalu.
Menghadapi sistem pertandingan yang berbeda di Jepang, Desak mengaku dituntut untuk menjaga fokus ekstra tinggi.
"Jepang mengadakan
speed 4 lanes, jadi empat jalur empat orang langsung manjat. Untuk saya pribadi pastinya saya ingin memberikan medali untuk Indonesia. Tapi fokus utama saya sebelumnya pada saat memanjat adalah tampil maksimal dengan catatan waktu terbaik. Dan pada saat perebutan medali pun yang dipikiran saya hanyalah manjat dengan baik, mulus, dan cepat," ujar Desak dikutip dari
Metro Sport Metro TV, Rabu 7 Oktober 2026.
Meski baru saja mencetak sejarah di pentas Asia, Desak tak ingin berlama-lama terlena dengan kemenangannya. Ia menegaskan bahwa fokusnya kini telah beralih untuk mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan World Cup serta menargetkan puncak prestasi di ajang Olimpiade Los Angeles 2028 mendatang.