NEWSTICKER

Komentari Pemilu Sistem Proporsional Tertutup, Ketua KPU Hasyim Asy'ri Tuai Kritik

31 December 2022 12:40

Wacana proporsional tertutup, yang akan berhubungan dengan perolehan suara parpol dan penentuan calon legislator terpilih, menjadi sorotan publik. Kali ini, komentar Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari soal kemungkinan proposional tertutup pada Pemilu 2024, mendapat kritik dari politisi dan pengamat.
 
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa menilai, Hasyim Asyari melampaui kewenangannya gara-gara berkomentar soal kemungkinan proporsional daftar calon tertutup. Pasalnya, ketentuan dalam UU No 7/2017 sudah mengatur proporsional daftar calon terbuka dan kalau ada revisi, itu merupakan kewenangan presiden dan DPR.  

Di sisi lain, Pengamat Politik UPH Erus Shombing memperkirakan penggunaan sistem proporsional tertutup akan mampu menekan politik uang pada Pemilu 2024 mendatang.
 
Sistem pemilu proporsional yang berhubungan langsung dengan penentuan calon terpilih, telah mengalami perubahan dari pemilu ke pemilu. Pada pemilu 1999 menggunakan sistem proporsional tertutup, caleg terpilih menjadi kewenangan ketua umum parpol.

Pada pemilu 2004 berdasarkan bilangan pembagi pemilih dan nomor urut. Pemilu 2009, 2014 dan 2019 menggunakan sistem proporsional daftar calon terbuka dengan penentuan caleg terpilih berdasarkan suara terbanyak.