NEWSTICKER

Kemenkop UKM Targetkan Produksi Minyak Makan Merah Awal 2023

31 August 2022 16:32

Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan produksi minyak makan merah diawal 2023 mendatang, dengan harga terjangkau, Rp9 ribu per liter. Harga ini jauh lebih murah dibanding harga minyak goreng curah Rp14 ribu per liter. 

Pemerintah mendorong produksi minyak makan merah berbasis koperasi sebagai alternatif minyak goreng, dengan harga terjangkau oleh masyarakat. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pemerintah mendorong percepatan produksi minyak makan merah. 

“Kementrian gerak cepat untuk mendukung pak Presiden, untuk petani sawit supaya petani tidak jual TBS nya tapi mereka juga bisa memproduksi minyak makan merah ini secara khusus kebijakan apremasi, tapi juga disisi lain harus aman dari konsumen. Dari awal kita sama-sama, bulan maret bisa beredar.” ungkap Teten.

Produksi minyak makan merah ini, akan dilakukan oleh koperasi para petani kelapa sawit, bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Badan Standarisasi Nasional (BSN). Pembangunan pabrik, menurut Teten akan dipercepat dan dilakukan Oktober 2022, dan ditargetkan dapat berproduksi Januari 2023.

“Jadi atas perintah Presiden untuk mensejahterakan petani sawit dan distribusi minyak makan, kalo 10 ton perhari bisa dikonsumsi dua kecamatan, walapun sekarang udah banyak permintaan dari jaringan restoran karena minyak makan merah sehat dan vitamin tinggi dan bisa dikembangkan. Ini harga jauh lebih murah bisa Rp9 ribu per liter", ungkap Teten.

Deputi BPOM, Rita Endang sangat mendukung produksi minyak makan merah, dengan menerbitkan sertifikat dan memastikan olahan minyak makan merah tidak terkontaminasi.Dalam mengembangkan minyak makan merah, harus memenuhi standar nasional.

Kepala BSN, Kukuh S Achmad mengatakan, BSN menyiapkan laboratorium pembuatan minyak makan merah, agar memenuhi standar kualitas mutu dan gizi. Pada tahap awal, total produksi ditargetkan mencapai sekitar 10 ton per hari, yang akan di distribusikan ke masyarakat dua kecamatan di sekitar pabrik.

Minyak makan merah atau Red Palm Oil, merupakan salah satu produk dari kelapa sawit, sama seperti minyak goreng, tetapi berwarna merah. Selain memiliki kandungan vitamin A dan E yang lebih tinggi, minyak makan merah juga dapat mencegah stunting. Harganya pun jauh lebih murah, yakni Rp9 ribu per liter.