NEWSTICKER

Ajukan Autopsi, Keluarga Korban Kanjuruhan Dilindungi LPSK

5 November 2022 14:15

LPSK memantau proses autopsi dua korban tragedi Kanjuruhan, Natasya (16) dan Naila (13) yang dilaksanakan di  TPU Desa Sukolilo, Kecamatan Tumpang, Malang, Jawa Timur, Sabtu (5/11/2022). Selain itu, LPSK juga memberikan perlindungan untuk keluarga korban yang mengajukan ekshumasi dan autopsi. Perlindungan yang diberikan baik secara fisik hingga trauma healing jika dibutuhkan. 

Ayah dari Natasya (16) dan Naila (13) menuntut keadilan atas meninggalnya dari kedua anaknya. Hal ini dikarenakan kedua anaknya meninggal dalam kondisi yang mengenaskan. 

"Saya cuman pingin kejujuran, keterbukaan dan keadilan untuk anak saya Natasya (16) dan Naila (13). Mereka dibantai dan diracun. Wajahnya hitam-hitam dan keluar darah," ayah korban tewas tragedi Kanjuruhan, Devi Atok. 

Dalam autopsi ini akan dilakukan pemeriksaan luar dan mengambil sempel patologi anatomi salah satunya jaringan kulit dan toksikologi. Proses autopsi ini untuk menguak penyebab kematian dari 135 korban tragedi Kanjuruhan, sehingga bisa menentukan langkah lanjutan dalam pengusutan kasus ini. Selain LPSK, proses autopsi ini di kawal dengan diawasi oleh TGIPF, Kompolnas, dan LPSK.