12 October 2022 16:13
Meski eskalasi geopolitik terus meningkat akibat perang Rusia-Ukraina, Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi tetap optimis presidensi G20 Indonesia akan menghasilkan proyek kerja sama yang konkret. Kerjasama tersebut tidak hanya bermanfaat untuk negara-negara G20, tetapi juga untuk masyarakat dunia pada umumnya.
Retno Marsudi mengakui situasi pada saat ini sangat tidak ideal, tetapi kepercayaan dunia terhadap Indonesia dalam memimpin G20 tetap ada. Kepercayaan inilah yang dikapitalisasi Indonesia agar G20 tetap bekerja.
Retno menyebut upaya Indonesia selaku ketua sekaligus tuan rumah G20, selalu maksimal untuk menghasilkan kesepakatan konkret dalam menghadapi masalah global pada saat ini. Ia juga mengaku respon anggota G20 terhadap upaya Indonesia masih sangat positif sehingga memberi harapan akan adanya kesepakatan proyek kerjasama kongkret pada KTT G20 15-16 November 2022.
"Dari G20 telah kita lakukan dan kita terus lakukan upaya yang maksimal, bukan saja memastikan kehadiran, yang sama pentingnya adalah memastikan bahwa G20 delivers," ujar Retno.