22 August 2022 17:43
Tim Forensik menyebut dari hasil autopsi ulang dari jenazah Brigadir J mendapatkan luka fatal akibat tembakan di dada dan kepala. Ketua Tim Forensik Autopsi Ulang, Ade Firmansyah Sugiharto mengatakan hasil autopsi yang dilakukan pada 27 Juli 2022 di Sungai Bahar, Jambi ditemukan ada lima tembakan yang mengarah masuk ke dalam tubuh Brigadir J dan empat tembakan keluar.
Dalam autopsi ulang tersebut, tidak ditemukan adanya luka akibat pengaiayaan dan luka tembak masih bisa diidentifikasi, diperiksa, serta dijelaskan secara ilmiah. Autopsi ulang tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan penyebab kematian Brigadir J. Pada saat itu pihak keluarga Brigadir J meminta adanya autopsi ulang karena menemukan kejanggalan pada jenazah dan tidak diberitahu rincian dari penyebab kematian tersebut.
"Tidak ada kekerasan di tempat lainnya, saya bisa pastikan disini dengan penelitian kami tidak ada kekerasan selain senjata api." ungkap Ade Firmansyah Sugiharto.
"Dan memang yang fatal adalah dua yaitu di dada dan di kepala." jelasnya.