Program MBG Kembali Berjalan, Harga Bahan Pokok di Makassar Mulai Naik

Metro TV • 16 July 2026 19:03

Makassar: Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Makassar kembali mengalami kenaikan setelah sempat menurun dalam beberapa pekan terakhir. Pedagang menyebut peningkatan permintaan seiring dimulainya kembali Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai sekolah menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.

Pantauan di Pasar Terong Makassar menunjukkan sejumlah komoditas hortikultura mengalami penyesuaian harga. Wortel yang sebelumnya dijual sekitar Rp10 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp15 ribu per kilogram. Kenaikan serupa juga terjadi pada timun yang naik dari Rp10 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogram.

Sementara itu, kenaikan paling signifikan terjadi pada buncis. Harga komoditas tersebut melonjak dua kali lipat, dari Rp10 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram.
 



Selain sayuran, harga bawang putih juga mengalami kenaikan dari Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram. Adapun harga bawang merah masih bertahan di kisaran Rp40 ribu per kilogram. Komoditas telur ayam turut mengalami kenaikan harga. Setelah sempat turun menjadi Rp38 ribu per rak, kini harganya kembali naik menjadi Rp40 ribu per rak.

Salah seorang pedagang di Pasar Terong, Aca, mengatakan kenaikan harga mulai terjadi sejak Program Makan Bergizi Gratis kembali berjalan di sekolah-sekolah sehingga permintaan terhadap sejumlah bahan pangan meningkat.

"Pada naik, karena mulai lagi MBG. Yang naik itu wortel, sekarang dijual Rp15 ribu dari sebelumnya Rp10 ribu. Timun juga naik jadi Rp15 ribu dari Rp10 ribu. Buncis lebih-lebih, dari harga Rp10 ribu naik jadi Rp20 ribu per kilogram," ujar Aca.

Ia menambahkan, kenaikan juga terjadi pada bawang putih dan telur ayam.

"Bawang merah Rp40 ribu, masih turun. Bawang putih yang naik, sekarang Rp45 ribu dari sebelumnya Rp40 ribu. Telur juga naik menjadi Rp40 ribu dari sebelumnya Rp38 ribu per rak. Mulai lagi masuk sekolah anak-anak, harga juga mulai naik lagi," kata Aca.

Meski demikian, Aca berharap harga kebutuhan pokok dapat kembali stabil agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan aktivitas perdagangan di pasar tradisional berjalan normal.

"Harapannya bagaimana caranya harga bisa normal, distabilkan kembali," tutur Aca.

Pedagang berharap kestabilan harga dapat segera tercapai sehingga tidak membebani masyarakat sekaligus menjaga aktivitas jual beli di pasar tradisional tetap berlangsung dengan baik.

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X