Desa Gedong di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, menjadi contoh nyata dari manunggalnya TNI bersama rakyat, khususnya Kodim 0715/Kendal. Melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127, Kodim 0715/Kendal hadir untuk membuka isolasi wilayah yang selama ini terhimpit rimbunnya perbukitan Pegunungan Kendeng.
Desa Gedong dipilih karena memiliki keterbatasan akses. Selama ini, mobilitas warga di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi sering terhambat akibat kondisi jalan yang tidak memadai, terutama saat musim penghujan yang becek dan penuh genangan.
Program TMMD kali ini menitikberatkan pada pembangunan fisik yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu proyek utamanya adalah pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.100 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 12 sentimeter. Jalan ini diproyeksikan menjadi tulang punggung distribusi hasil pertanian dan peternakan warga setempat.
Selain jalan, TNI juga melakukan pelebaran jembatan menjadi 3 meter guna memastikan akses kendaraan pembawa pakan ternak dan hasil bumi berjalan lancar. "Jembatan ini sangat vital bagi masyarakat, khususnya Dusun Tempuran dan sekitarnya, untuk memperlancar mobilitas ekonomi," ujar Ketua RW Dusun Tempuran, Supeno.
Menjawab masalah kekeringan yang kerap melanda Dusun Gedong dan Dusun Kreo saat musim kemarau, TMMD ke-127 mengusung program TNI Manunggal Air. Dalam program ini, dibangun dua unit sumur bor lengkap dengan bak penampungan sebagai solusi jangka panjang kebutuhan air bersih warga.
Tak hanya infrastruktur jalan dan air, kemanunggalan TNI-Rakyat ini juga menyasar perbaikan kualitas hunian. Sebanyak 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) direhabilitasi agar lebih sehat bagi warga. Fasilitas umum lainnya seperti tempat ibadah, pembangunan jamban sehat (jambanisasi), serta pembangunan pos kamling untuk keamanan desa juga turut dikebut.
TMMD ke-127 tidak sekadar membangun fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan warga melalui program non-fisik. Prajurit TNI terjun langsung mengajar matematika dengan metode 'Gasing' (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) bagi anak-anak desa.
Selain pendidikan, tersedia pula layanan kesehatan gratis, jemput bola administrasi kependudukan untuk memastikan setiap warga mendapatkan hak sipilnya, hingga aksi penanaman pohon untuk menjaga kelestarian alam Pegunungan Kendeng.
Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq, menyatakan dukungan penuhnya terhadap program ini. Menurutnya, TMMD adalah langkah strategis untuk mempercepat pembangunan daerah dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
"Semoga program TMMD ini terus berkelanjutan dan menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi khususnya di Kecamatan Patean dan Kabupaten Kendal secara umum," ungkap Mahfud Sodiq.
Program TMMD ke-127 di Desa Gedong ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir hingga pelosok desa, bukan hanya membangun beton dan aspal, melainkan juga membangun harapan untuk masa depan yang lebih sejahtera.