29 March 2026 23:22
Memasuki malam terakhir masa arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah, situasi lalu lintas di Tol Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) terpantau ramai tapi tetap mengalir lancar. Meski volume kendaraan dari arah Timur menuju Jakarta menunjukkan tren peningkatan signifikan pada Minggu malam, 29 Maret 2026 belum terlihat adanya titik kepadatan yang berarti di sepanjang jalur layang tersebut.
Berdasarkan data dari Jasa Marga hingga sore tadi, lebih dari 40.000 kendaraan tercatat telah memasuki wilayah Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama). Angka ini terus bertambah seiring pergerakan pemudik yang memilih melakukan perjalanan di malam hari untuk menghindari terik matahari.
Arus lalu lintas masih didominasi oleh kendaraan pribadi dan angkutan penumpang. Kendaraan masih dapat melaju dengan kecepatan normal antara 40 hingga 80 km/jam.
Rekayasa Lalu Lintas Masih Bersifat Situasional
Hingga saat ini, pihak kepolisian dan pengelola jalan tol belum memberlakukan rekayasa lalu lintas khusus seperti contraflow di area Tol Jakarta-Cikampek bawah maupun layang. Kondisi yang masih kondusif membuat arus lalu lintas dibiarkan mengalir secara normal.
Namun, skema rekayasa tetap disiagakan. Jika terjadi lonjakan volume yang melampaui kapasitas jalan di titik-titik pertemuan arus, sistem contraflow akan segera diterapkan secara situasional untuk mengurai kepadatan.