Peluncuran Kartu Debit Visa, Langkah Awal Transformasi Bank Jakarta

6 January 2026 16:36

Bank Jakarta meluncurkan layanan kartu debit visa. Upaya ini merupakan langkah Bank Jakarta, untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melakukan transaksi. 

Acara peluncuran kartu debit visa Bank Jakarta berlangsung di Kemang, Jakarta, pada Senin sore, 5 Januari 2025. Gubernur Jakarta, Pramono Anung; Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno; hingga Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto, turut hadir memimpin langsung prosesi seremoni peluncuran karti debit visa Bank Jakarta. 

Peluncuran kartu debit visa tidak lepas dari upaya Bank Jakarta untuk melakukan transformasi dalam layanan transaksi, sehingga berpotensi untuk menjangkau nasabah secara luas. Dengan kartu debit visa, nasabah Bank Jakarta dapat melakukan transaksi dengan aman dan nyaman, serta terhubung dengan sistem pembayaran global. 
 

Baca juga: Kebut Transformasi, Bank Jakarta Perluas Akses Transaksi Global

“Ini menunjukkan bahwa Bank Jakarta dikelola semakin profesional. Dengan bekerja sama dengan Visa, transaksi dapat dilakukan di mana saja,” kata Pramono Pramono Anung, dikutip dari tayangan Zona Bisnis, Metro TV, Selasa, 6 Januari 2026.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan kepercayaan penuh kepada jajaran Direksi dan Komisaris Bank Jakarta untuk mengelola bank tanpa intervensi.

Menurutnya, kepercayaan (trust) merupakan fondasi utama dalam mentransformasi bank milik pemerintah agar dikelola secara lebih profesional, sehat, dan berdaya saing.

Jaringan Visa memungkinkan Kartu Debit Visa Bank Jakarta digunakan di lebih dari 200 negara. Dengan pengembangan tersebut, Gubernur Pramono berharap layanan Bank Jakarta semakin andal, aman, serta memberikan kemudahan sebesar-besarnya bagi masyarakat hingga tingkat global.

“Mudah-mudahan dengan kerja sama ini, kita semua merasa yakin Kartu Debit Visa Bank Jakarta benar-benar bisa dipercaya untuk kelas global,” harapnya.

Gubernur Pramono menekankan pentingnya menjaga integritas layanan perbankan agar tidak muncul persoalan teknis yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat. Ia optimistis, dengan profesionalisme yang terus diperkuat, Bank Jakarta akan tumbuh menjadi bank yang semakin dipercaya dan kompetitif.

Ia juga berharap Bank Jakarta berperan lebih besar dalam mendukung digitalisasi layanan publik, termasuk sistem pembayaran transportasi yang dikelola Pemprov DKI Jakarta.

Menurutnya, integrasi transaksi transportasi akan memperkuat basis data Bank Jakarta dan menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan perbankan lainnya. Pemprov DKI Jakarta juga terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan seluruh proses transformasi Bank Jakarta berjalan sesuai ketentuan.

“Jika seluruh sistem transportasi dapat terintegrasi dengan Bank Jakarta, maka kekuatan basis data akan sangat besar dan menjadi aset penting bagi pengembangan bank ke depan,” kata Pramono.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo umumkan rencana Bank Jakarta untuk menjajaki penawaran umum perdana saham IPO di awal tahun 2027. Pihaknya juga telah melakukan berbagai persiapan, di antaranya melakukan perbaikan dan penguatan fondasi Bank Jakarta. 

"Fundamental sekarang sudah kita perbaiki, kita juga sudah proses penunjukan konsultan-konsultan untuk persiapan ke IPO," ucap Agus Haryoto.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)