Bener Meriah: Aksi dua anggota TNI dari Kodim 0119/Bener Meriah, Aceh, mendapat pujian dari warganet setelah membantu mengevakuasi dua anak kembar yang kelelahan di jalur ekstrem Jalan Akses Kertas Kraft Aceh (KA). Keduanya menjadi viral di media sosial (medsos) setelah aksi mereka diunggah oleh ibu kedua anak tersebut.
Kedua prajurit TNI itu adalah Sertu Danu dan Koptu Husaini, yang berdinas di staf logistik Kodim 0119/Bener Meriah. Keduanya menceritakan awal mula kronologinya.
Mereka sedang melintas di kawasan Burni Pase, Kecamatan Permata. Lalu melihat dua anak laki-laki tertidur kelelahan di pinggir jalan akibat medan berat pascabencana.
“Kami melihat ada seorang ibu dengan dua anak kembar dalam kondisi lemas. Medannya ekstrem, licin, dan naik turun gunung karena dampak longsor,” ujar Sertu Danu, dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV.
Tanpa ragu, kedua prajurit tersebut menawarkan bantuan kepada sang ibu. Setelah mendapat izin, mereka menggendong kedua anak itu secara bergantian melewati jalur yang cukup berbahaya, hingga tiba dengan selamat di Desa Seni Antara,
Bener Meriah.
Sertu Danu mengaku tidak mengetahui bahwa sang ibu merupakan seorang dokter yang tengah ikut membantu penanganan warga terdampak bencana. Bantuan itu diberikan murni atas dasar kemanusiaan.
“Kami tidak tahu kalau ibu tersebut seorang dokter. Kami hanya melihat ada warga yang membutuhkan pertolongan. Dalam kondisi seperti ini, kami merasa terpanggil untuk membantu,” katanya.
Kondisi jalan yang dilalui diakui cukup berat, karena masih terdampak longsor. Meski demikian, kedua prajurit tersebut tetap berupaya memastikan keselamatan anak-anak yang mereka bawa hingga tiba di lokasi tujuan.
Menurut Sertu Danu, apa yang dilakukan dirinya dan rekannya merupakan bagian dari tugas pokok TNI sebagai aparat yang hadir dan membantu masyarakat, khususnya di tengah situasi bencana.
“TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat. Dalam kondisi bencana seperti ini, sudah menjadi kewajiban kami untuk membantu masyarakat,” ujarnya.
(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)