Perkuat Deteksi Dini, Program Cek Kesehatan Gratis Jangkau Wilayah Perbatasan Jakarta

26 August 2026 10:53

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah berjalan selama satu setengah tahun kini semakin merata menjangkau wilayah perbatasan DKI Jakarta. Hingga Juli 2026, jutaan warga dilaporkan telah memanfaatkan layanan ini sebagai instrumen utama deteksi dini kesehatan masyarakat.

Salah satu titik fokus pemerataan layanan ini terlihat di Kelurahan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, yang merupakan wilayah perbatasan antara Jakarta dan Bekasi. Di lokasi ini, layanan CKG hadir langsung di tengah masyarakat melalui integrasi dengan program skrining Tuberkulosis (TB).

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyatakan bahwa fokus pemerintah tahun ini adalah menjaga masyarakat tetap sehat melalui pemeriksaan rutin.

" Harusnya sebelum sakit dijaga tetap sehat. Gimana caranya? Mesti rajin cek kesehatan. Itu sebabnya kemudian Bapak Presiden udah gratisin aja cek kesehatan. Fokus kita tahun ini selain jumlah skrining adalah jumlah yang diobati, dirawat," ujar Budi dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Rabu, 26 Agustus 2026.

Langkah ini diambil mengingat Indonesia masih menempati peringkat kedua dengan jumlah kasus TB tertinggi di dunia. Di Rorotan, warga mendapatkan akses pemeriksaan lengkap, mulai dari pendaftaran, pengecekan tinggi badan, tensi, gula darah, hingga rontgen paru-paru menggunakan alat portable X-ray.
 


Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa pihaknya terus memperluas akses layanan untuk memastikan pemerataan. Saat ini, layanan CKG tidak lagi hanya tersedia di 44 Puskesmas tingkat kecamatan, tetapi telah diperluas ke 294 Puskesmas Pembantu di tingkat kelurahan.

"Harapan kami ini akan semakin mendekatkan akses masyarakat. Program ini merupakan investasi jangka panjang. Dengan CKG ini kami sangat berharap kemudian ada deteksi dini terhadap berbagai macam faktor risiko penyakit, termasuk misalkan kardiovaskular, kemudian juga beberapa skrining terhadap bayi baru lahir, dan deteksi dini ini akan membuat preventif-nya menjadi lebih kuat, sehingga kemudian penyakit-penyakit ini bisa dideteksi lebih dini," ungkap Ani. 

Warga setempat menyambut positif kehadiran layanan ini. Selain karena tidak dipungut biaya, proses pemeriksaan yang cepat dan petugas medis yang komunikatif membuat masyarakat merasa nyaman tanpa rasa tegang.

Program CKG ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam sistem kesehatan nasional, di mana pencegahan melalui deteksi dini menjadi prioritas utama untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X