KRI Canopus-936 Resmi Masuk Armada TNI AL

15 February 2026 22:47

Kekuatan maritim Indonesia kembali mendapatkan suntikan tenaga baru yang signifikan. Kapal riset canggih terbaru milik TNI Angkatan Laut, KRI Canopus-936, resmi diluncurkan dan diserahterimakan di galangan kapal Abeking & Rasmussen, Bremen, Jerman, pada Kamis, 12 Februari 2026.

Upacara serah terima kapal bantu Hidro-Oseanografi (BHO) ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Laksamana Madya TNI Edwin Aldedharma.

Turut hadir menyaksikan momen bersejarah ini Duta Besar Indonesia untuk Jerman Abdul Kadir Jailani, jajaran pejabat tinggi Kementerian Pertahanan RI, perwira tinggi TNI AL, serta perwakilan dari Badan Hidrografi Jerman.

KRI Canopus-936 hadir dengan spesifikasi teknologi yang mengagumkan. Kapal ini dilengkapi dengan sensor bawah laut mutakhir yang memiliki kemampuan memetakan dasar laut hingga kedalaman 11.000 meter.
 

Baca juga:
Kapal Riset Kolaborasi Indonesia-Jerman KRI Canopus-936 Resmi Perkuat TNI AL

Dengan kemampuan tersebut, KRI Canopus-936 dapat menembus dan memetakan palung terdalam di samudra. Hal ini menjadi aset vital bagi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dalam memantau kondisi geologi dan oseanografi bawah laut demi kepentingan pertahanan maupun navigasi.

Pembangunan KRI Canopus-936 merupakan buah dari kerja sama strategis selama 36 bulan antara galangan kapal nasional, PT Palindo Marine Indonesia, dengan galangan kapal ternama Jerman, Abeking & Rasmussen.

Kerja sama ini tidak hanya menghasilkan alutsista canggih, tetapi juga memastikan terjadinya transfer teknologi (transfer of technology) yang krusial bagi kemandirian industri perkapalan nasional di masa depan.

Wakasal Laksdya TNI Edwin Aldedharma menegaskan bahwa kehadiran kapal ini adalah simbol nyata modernisasi pertahanan Indonesia sekaligus tonggak penting kolaborasi bilateral Indonesia-Jerman menuju masa depan maritim yang lebih kuat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)