Menhub Dudy Purwagandhi Tinjau Posko Evakuasi Pesawat ATR 42-500

20 January 2026 19:14

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau langsung lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di lereng Gunung Bulu Saraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan pesawat berjalan optimal di tengah cuaca ekstrem dan medan yang sulit.

Dalam peninjauan tersebut, Menhub memantau kesiapan serta koordinasi tim SAR gabungan yang tengah melakukan operasi pencarian dan penyelamatan. Operasi SAR dikoordinasikan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dengan melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya.

Dudy menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pencarian dan penyelamatan korban. Sementara itu, pemeriksaan terhadap kabin maupun bagian pesawat akan dilakukan setelah seluruh proses evakuasi selesai.

“Operasi SAR sepenuhnya berada di bawah kendali Basarnas dan berjalan secara terkoordinasi dengan baik. Pemeriksaan pesawat akan dilakukan setelah proses pencarian dan evakuasi korban tuntas,” ujar Dudi di lokasi kejadian.
 

Baca juga: Tim SAR Sisir Lokasi Penemuan Barang Korban dan Serpihan Pesawat ATR 42-500

Menhub juga mengajak masyarakat untuk mendoakan kelancaran proses pencarian dan penyelamatan korban. Ia berharap seluruh korban masih dapat ditemukan dalam kondisi selamat, meskipun tantangan di lapangan cukup berat akibat cuaca dan medan yang ekstrem.

Selain itu, Dudy juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam operasi tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang sangat baik dalam upaya pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang digunakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk keperluan surveilans,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi geografis di lokasi kejadian tergolong ekstrem, diperparah dengan cuaca yang tidak menentu. Oleh karena itu, Menhub mengingatkan seluruh personel di lapangan untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam menjalankan tugas.

“Medan dan cuaca di wilayah ini cukup ekstrem. Kami berharap seluruh petugas dapat bekerja secara optimal dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan,” pungkasnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)