22 January 2026 23:51
Jakarta kembali dikepung banjir. Status cuaca pada 22-23 Januari 2026 bahkan mencapai level "Awas", merendam sedikitnya 23 ruas jalan dan 80 RT akibat hujan ekstrem.
Namun, ancaman yang lebih menakutkan sebenarnya sedang mengintai: tanah Jakarta terus turun, sementara air laut terus naik.
Akibat pengambilan air tanah berlebihan dan beban bangunan yang berat, pesisir utara Jakarta ambles beberapa sentimeter setiap tahunnya. Kini, banyak wilayah yang posisinya sudah berada di bawah permukaan laut. Kombinasi penurunan tanah, kenaikan air laut, dan cuaca ganas ini membuat banjir rob kian parah menyerbu pemukiman warga.
Benarkah penurunan muka tanah di Jakarta Utara sudah masuk tahap darurat? Bagaimana solusi teknis mengatasinya?