BNPB Gunakan Helikopter untuk Jangkau Korban Gempa yang Terisolir di NTT

21 August 2026 20:23

Labuan Bajo: Memasuki hari ketujuh pascagempa yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus bergerak cepat untuk memastikan pemerataan bantuan. Salah satu langkah yang diambil adalah melakukan pemantauan udara guna memetakan wilayah-wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Jumat 21 Juli 2026, Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Abdul Muhari melakukan pemantauan udara menyusuri kawasan pesisir utara mulai dari Labuan Bajo, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, hingga ke wilayah Nagekeo.

Berdasarkan hasil pantauan sementara, BNPB menyebut bahwa dampak tsunami secara umum tergolong minor. Namun, terdapat pengecualian di beberapa titik tertentu di kawasan pesisir. Wilayah dengan topografi berupa cekungan atau teluk mengalami amplifikasi gelombang yang menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di sekitar pantai.

Selain memantau dampak tsunami, survei udara ini difokuskan untuk mengidentifikasi pemukiman warga yang terisolir. Banyak pemukiman yang terletak di puncak perbukitan dengan akses jalan yang rusak atau sulit dilalui oleh kendaraan pengangkut logistik darat.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X