24 February 2026 18:51
Kota pesisir Tripoli di Lebanon Utara kembali semarak dengan gelaran Festival Zambo. Festival tahunan yang unik ini merupakan perayaan tradisional untuk menandai dimulainya masa Prapaskah bagi umat Kristen Ortodoks.
Puncak perayaan yang berlangsung pada Minggu, 22 Februari 2026 ini diwarnai dengan antusiasme luar biasa dari para peserta. Mereka turun ke jalan memeriahkan karnaval dengan mengenakan berbagai kostum, menabuh genderang, menari bersama, hingga berpawai melintasi gang-gang permukiman di distrik Mina.
Menariknya, kemeriahan festival ini menjadi simbol kuatnya toleransi antarumat beragama di Lebanon. Acara ini diikuti oleh masyarakat dari berbagai penjuru, di mana para pengunjung Muslim dan Kristen tampak tumpah ruah berbaur menikmati jalannya karnaval.
| Baca juga: Intip Tradisi Buka Puasa Berjamaah di Gaza dan Bangladesh |
Meski lekat dengan tradisi keagamaan, asal-usul Festival Zambo sendiri masih menyimpan misteri. Sebagian masyarakat meyakini bahwa tradisi karnaval ini diadaptasi dari kebudayaan Brasil, sementara yang lainnya menelusuri akar sejarahnya hingga ke daratan Yunani.
Karnaval Zambo telah menjadi tradisi tahunan tak terpisahkan yang rutin digelar oleh komunitas Kristen Ortodoks pada hari Minggu terakhir sebelum memasuki masa Prapaskah.
Namun, penyelenggaraan pada tahun 2026 ini terasa jauh lebih istimewa dan bermakna bagi warga Lebanon. Pasalnya, perayaan karnaval budaya ini berjalan beriringan dengan momen kehangatan bulan suci Ramadan, menghadirkan potret harmoni keberagaman yang indah di tengah masyarakat pesisir Tripoli.