Pesan 'Sehati Sepikir' dari Tanah Batak

23 February 2026 21:05

Kekayaan kearifan lokal Nusantara terbukti menyimpan nilai luhur yang sejalan dengan ajaran agama. Hal ini ditekankan oleh tokoh Muslim M. Din Syamsuddin saat mengupas falsafah Batak dalam program Mutiara Hikmah Nusantara.

Bersama Pendeta Patar Napitupulu dari HKBP yang hadir secara virtual, diskusi ini menyoroti pepatah Batak Marsiupan Roha Marsitangian yang bermakna keharusan untuk sehati dan sepikiran agar sejalan dalam kehidupan.

Menurut Din Syamsuddin, prinsip ini sangat selaras dengan ajaran Islam yang mengedepankan kesamaan visi berlandaskan kejujuran (shidq). Lebih jauh, ia menegaskan bahwa konsep "sehati dan sepikir" tidak hanya berlaku untuk kerukunan antarmanusia, tetapi juga harus diterapkan di dalam diri sendiri guna melawan ego dan hawa nafsu.

"Manusia sering mengalami tarik-menarik antara hidayah dan hawa nafsu. Karena itu, ketika bimbang, Rasulullah SAW berpesan: Istafti qalbak (mintalah fatwa kepada hatimu). Hati nurani insyaallah selalu membisikkan kebenaran," jelas Din.

Din juga mengingatkan bahwa jika muncul perbedaan pendapat di tengah masyarakat yang majemuk, solusi terbaiknya adalah kembali pada prinsip musyawarah, sebagaimana amanat Al-Qur'an Surat Asy-Syura ayat 38 (Wa amruhum syuro bainahum). Dengan menekan ego dan mengedepankan dialog, perbedaan dapat disatukan menjadi kekuatan bersama.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)