Suroso Isnandar Resmi Jabat Direktur Utama PLN Gantikan Darmawan Prasodjo

15 October 2026 15:05

Suroso Isnandar resmi diangkat menjadi Direktur Utama (Dirut) PT PLN (Persero) menggantikan Darmawan Prasodjo melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada Rabu malam, 14 Oktober 2026. Selain menjabat sebagai Dirut, Suroso saat ini masih merangkap jabatan sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) hingga ditunjuk pejabat pengganti.

Keputusan RUPS ini menandai berakhirnya masa jabatan Darmawan Prasodjo yang telah memimpin PLN sejak 6 Desember 2021. Sebelum menduduki posisi puncak, Darmawan juga sempat mengemban amanat sebagai Wakil Direktur Utama PLN sejak 23 Desember 2019.

Beberapa jam sebelum RUPS dilaksanakan, Suroso Isnandar bersama CEO Danantara Rosan Roeslani hadir di Istana Merdeka, Jakarta, untuk melakukan pertemuan khusus dengan Presiden Prabowo Subianto yang didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Rosan menjelaskan, bahwa Presiden Prabowo menginstruksikan percepatan transformasi menyeluruh di tubuh PT PLN (Persero). Poin utama arahan Presiden meliputi pembenahan model bisnis, peningkatan efisiensi dan produktivitas guna menekan beban subsidi, serta akselerasi pemanfaatan panel surya berkapasitas hingga 100 gigawatt (GW).

"Kita juga diminta oleh Bapak Presiden agar transformasi di PLN ini, terutama dari segi bisnis modelnya, itu untuk dibuat dan segera dipaparkan kepada beliau untuk ditindaklanjuti. Nanti kami dari Danantara tentunya akan duduk dengan tim dari PLN agar transformasi ini bisa dilakukan secara menyeluruh, sehingga ini juga bisa mengurangi subsidi atau dalam rangka meningkatkan efisiensi dan juga produktivitas di PLN kita." kata Rosan, dikutip dari tayangan Zona Bisnis Metro TV, Kamis, 15 Oktober 2026.
 

 

Peningkatan Keandalan dan Evaluasi Infrastruktur Listrik


Suroso Isnandar menegaskan, bahwa lonjakan permintaan (demand) listrik masyarakat merupakan sinyal positif pertumbuhan ekonomi yang harus diimbangi dengan keandalan peralatan dan infrastruktur ketenagalistrikan. 

"Permintaan yang tumbuh baik ini merupakan sinyal yang baik sebetulnya dan harus diikuti dengan lebih andalnya peralatan yang kita punya." ucap Suroso.

PLN berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh fasilitas operasi, termasuk membenahi gangguan transformator yang sempat memicu pemadaman listrik di kawasan Batam.

"Kita menyadari banyak yang harus di-improve, termasuk yang ada di Batam kemarin terjadi gangguan pada salah satu transformator. Kami mohon dukungan agar kita dapat mereview kembali dengan baik semua peralatan yang ada dalam rangka mendukung pertumbuhan demand kita yang luar biasa." tambahnya.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X