Semarak HUT Ke-357 Sulsel: Pemprov Gelar Jalan Sehat dan Pasar Murah

18 October 2026 12:35

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menggelar rangkaian puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 dengan berfokus pada kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kemeriahan perayaan ini diisi dengan agenda Jalan Sehat 'Anti Mager' (Malas Gerak), Kirab Swasembada Pangan, hingga intervensi stabilitas harga melalui Pasar Murah di Lapangan Hasanuddin, Makassar.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang ditemui di sela-sela persiapannya mengikuti lomba memasak nasi goreng di Rumah Jabatan Gubernur, menjelaskan bahwa rangkaian acara ini diikuti oleh lebih dari 20.000 warga.
 



Melalui program Pasar Murah, Pemprov Sulsel memberikan subsidi belanja berupa kupon diskon 50% senilai Rp50.000 per paket. Selain untuk meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok seperti beras premium, telur, dan cabai, kegiatan ini juga dirancang agar perputaran uang langsung masuk ke kantong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai kabupaten/kota.

"Kegiatan yang semula biasanya formalitas, sekarang lebih kepada masyarakat. Kita berharap pasar murah itu karena UMKM-nya dari daerah, pembelinya kita subsidi. Jadi uang langsung masuk ke UMKM untuk meningkatkan perputaran ekonomi," ujar Andi Sudirman dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Minggu 18 Oktober 2026. 

Di usianya yang ke-357, Sulsel mengusung visi "Ekonomi Tumbuh, Swasembada Pangan Jaya, Infrastruktur". Gubernur menegaskan bahwa visi ini merupakan turunan langsung dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mengejar percepatan pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8%.

Dalam implementasi konkretnya, Pemprov Sulsel tengah menjalankan Proyek Tahun Jamak (Multi-Years Project/MYP) senilai Rp3,7 triliun. Anggaran fantastis tersebut dialokasikan untuk membenahi konektivitas wilayah dengan membangun 1.400 kilometer jalan guna mendongkrak kemantapan jalan yang saat ini berada di angka 71%.

Selain itu, untuk mempertahankan status Sulsel sebagai lumbung pangan nasional, pemerintah juga mengucurkan Rp500 miliar guna membangun infrastruktur irigasi seluas 54.000 hektare. Pembangunan ini ditargetkan mampu melipatgandakan indeks produksi pertanian yang berpotensi menghasilkan perputaran ekonomi hingga Rp3,2 triliun.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X