3 May 2020 19:20
Di tengah pelaksanaan PSBB di Surabaya, lonjakan kasus covid-19 malah terjadi pasca ditemukannya klaster baru covid-19, yakni klaster pabrik rokok di Surabaya. Dua kasus karyawan meninggal dunia sudah dilaporkan perusahaan rokok ke dinas kesehatan Surabaya sejak 14 April lalu. Namun diduga penanganannya lamban sehingga baru dalam beberapa hari terakhir diketahui ada 63 karyawan pabrik rokok tersebut yang positif covid-19.
Benarkah terjadi keterlambatan penanganan dan apa langkah pemerintah provinsi Jawa Timur selanjutnya untuk menelusuri penyebaran covid-19 di klaster pabrik rokok Surabaya dan Tulungagung.