8 October 2022 12:50
Para kerabat meratap dan pingsan dalam kesedihan di atas peti mati, dimana jenazah anak-anak disemayamkan. Setelah seorang polisi yang dipecat, membabi buta di pusat penitipan anak dan membunuh puluhan orang, Kamis (6/9/2022). Dalam serangan tersebut 24 dari 36 orang yang tewas merupakan anak-anak.
Pembunuhan massal paling mematikan di Thailand ini, terjadi pada sebuah komunitas kecil yang terletak di salah satu daerah termiskin di negara Thailand. Duka juga terlihat di bagian negara lainnya, bendera diturunkan setengah tiang dan anak-anak sekolah berdoa untuk menghormati orang yang telah meninggal pada peristiwa tersebut.
Perdana Menteri Prayuth Chan-Ocha dan perwakilan pemerintah lainnya, memberikan rangkaian bunga di lokasi penembakan.