NEWSTICKER

Efek Domino Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

6 September 2022 13:36

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo, Sabtu (3/9/20220) lalu menimbulkan efek domino bagi perekonomian Indonesia. Hal itu tidak bisa terelakkan karena peningkatan harga BBM akan mempengaruhi sejumlah sektor bisnis secara langsung maupun tidak langsung.

Terdapat tiga unsur yang terkena imbas dari kenaikan harga BBM, yaitu harga kebutuhan pangan, biaya transportasi dan biaya logistik. Semua unsur tersebut akan ikut mengalami kenaikan.

Kenaikan harga BBM memang memiliki dampak yang luas terutama pada dunia usaha di aspek biaya produksi. Dampak kebijakan tersebut akan langsung dirasakan terutama sektor transportasi logistik dan sektor yang membutuhkan distribusi barang.

Mahalnya harga sembako akibat kenaikan harga BBM dinilai wajar. Namun asosiasi mengimbau untuk kepada para pedagang di pasar agar tidak menaikkan harga sembako terlalu tinggi. Karena berdasar perhitungan yang telah dilakukan, dampak naiknya harga BBM ke sembako tidak terlalu signifikan.

Selain harga sembako, biaya transportasi termasuk tarif angkutan umum pun ikut melonjak, hal itu telah terjadi di Kota Bogor. "Pelajar kurang lebih 33 persen, dari 3.000 jadi 4.000, umum naik 42 persen, dari 3.500 jadi 5.000," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor Eko Prabowo, Minggu (4/9/2022).

Pemerintah berupaya untuk mengantisipasi dampak akibat kenaikan harga BBM melalui penyediaan bantalan sosial atau bansos. terdapat dua hal, yaitu bansos pengalihan subsidi BBM dan dana alokasi umum serta dana bagi hasil dari Pemerintah Daerah.