NEWSTICKER

Fakta Latar Belakang Rencana Kenaikan BBM Bersubsidi

30 August 2022 13:51

Isu kenaikan harga BBM bersubsidi telah menjadi perbincangan hangat di ruang publik beberapa pekan terakhir, hal ini disebabkan inflasi dan faktor ekonomi global terkini yang disebut Presiden Joko Widodo pada awal Agustus "Mengerikan".

Rencana kenaikan BBM diperkirakan di rentan Rp2-Rp3 ribu per liter. Saat ini, harga awal BBM bersubsidi berada di angka Rp7.650 untuk Pertalite dan jika benar BBM akan naik harganya akan berada di kisaran Rp10 ribu per liter. Sedangkan untuk solar saat ini berada di harga Rp5.150 dan akan naik diperkirakan kurang lebih Rp8 ribu per liter. 

Isu kenaikan BBM ini disebabkan harga minyak mentah sampai dengan saat ini masih terus naik dan diprediksi akan mencapai USD 105 per barel pada akhir 2022.

Gambaran yang akan dirasakan pada konsumsi rumah tangga jika kenaikan harga BBM benar-benar terealisasi yakni, harga pangan akan naik sebesar 30 persen. Hal ini dikarenakan menaiknya biaya logistik, konsumsi rumah tangga juga akan diperikirakan turun sebesar 0,2-0,4 persen. 

Kebijaksanaan pemerintah dalam menentukan kenaikan harga BBM, kini sangat dinanti masyarakat. Diharapkan harga baru tersebut tidak terlalu rendah agar dapat menyelesaikan akar permasalahan tetapi juga tidak terlalu tinggi dari nilai keekonomian di Indonesia, sehingga kedepannya beban masyarakat tidak menjadi terlalu besar dan inflasi juga tidak melonjak tajam.

Tag

bbm