11 October 2022 13:00
Dalam rangka menciptakan lingkungan bisnis global yang bersih, B20 menggelar rangkaian pertemuan Task Force bidang integritas dan kepatuhan di Bandung, Jawa Barat. Pertemuan itu membahas empat isu utama terkait digitalisasi dunia bisnis.
Ketua Gugus Tugas Integritas dan Kepatuhan B20, Haryanto Budiman mengatakan pertemuan B20 membahas bagaimana melakukan bisnis secara lebih sustainable, karena investor tidak hanya melihat kinerja keuangan, tetapi juga melihat environmental-social and governance (ESG) yang dilakukan oleh perusahaan.
Lalu, isu yang dibahas selanjutnya mengenai collaborative action antara pemerintah, bisnis, dan juga simple society untuk mengurangi isu-isu integritas. Kemudian, B20 membahas anti-money laundring dan conter terorism financing dalam kondisi normal yang baru. Selain itu, suatu hal yang sangat penting dalam industri apapun juga ikut dibahas, yakni cyber crime.
Staf Ahli Menteri Keuangan, Iwan Juniardi mengatakan pemerintah turut menjadi regulator dan fasilitator dalam dunia bisnis di Indonesia. Upaya tersebut dilakukan untuk membasmi segala risiko integritas, terutama korupsi.
Hasil pembahasan dari pertemuan B20 dapat menjadi rekomendasi bagi pemimpin negara-negara G20, serta menjadi solusi permasalahan ekonomi dunia, khususnya pemulihan pasca-pandemi dan ketidakpastian akibat perang Rusia-Ukraina.